APRINTPCB TOOLBOX

⚡ APRINTPCB TOOLBOX

0 ฮฉ

Kode (104) atau Nilai (0.1uF / 2.2nF / 47pF)

0 pF

Physical Dimension Calculator

OD (mm)
ID (mm)
H (mm)
Target L (ยตH)
Permeability (ยตr)
0 Turns

Running Order

Memuat status proyek terbaru...

TOTAL PENGUNJUNG TERVERIFIKASI

Translate

Real

aprintpcb : CONNECTING... TODAY: -- ACTIVE: -- PING: --ms

aprintpcb.blogspot.com

Jasa Cetak PCB & Desain Layout Profesional

Solusi Fabrikasi PCB Berkualitas Tinggi untuk Mahasiswa, Engineer, dan Industri di Indonesia. Presisi 1:1 dengan Material Standar Global.

๐Ÿ› ️ Layanan Fabrikasi

Cetak & Fabrikasi
Single/Double Layer FR4 & Pertinax.
Desain Layout
Eagle, Altium, & Proteus Design.
PCBA (Assembling)
Jasa Solder & Mounting Komponen.
Embedded System
Programming & Prototype IoT.

๐Ÿ’ฐ Daftar Harga & Material

LEVEL: ECONOMY

Pertinax Single

Rp 275 / cm²

  • Cepat & Murah
  • Cocok untuk Tugas Kuliah
LEVEL: PRO

FR4 Epoxy Single

Rp 450 / cm²

  • Material Sangat Kuat
  • Tahan Panas Solder
LEVEL: COMPLEX

FR4 Double Layer

Rp 1.100 / cm²

  • Untuk Jalur Padat
  • Rivet/Silver Jumper

Kenapa Fabrikasi di APRINTPCB?

Kami bukan sekadar jasa cetak. Di APRINTPCB, setiap desain melalui proses Design Rule Check (DRC) yang ketat. Kami memastikan jarak antar jalur (Clearance) dan lebar jalur (Trace Width) aman untuk proses etsa, sehingga meminimalisir risiko short circuit. Dengan menggunakan material FR4 High-Quality, hasil rakitan Anda akan lebih profesional dan tahan lama.

Banyak teknisi dan hobiis elektronika yang terjebak dengan "Harga Murah" di tempat cetak PCB rumahan, namun berakhir kecewa karena jalur tembaga yang putus, korsleting tersembunyi, atau tembaga yang mudah mengelupas saat disolder. Di APRINTPCB, kami memahami bahwa satu jalur yang gagal berarti kegagalan seluruh sistem. Itulah mengapa standar fabrikasi kami setara dengan standar industri global.

1. Design Rule Check (DRC): Filter Pertama Kesuksesan

Sebelum file Gerber Anda masuk ke mesin etsa, tim kami melakukan inspeksi digital secara menyeluruh. DRC adalah proses otomatis dan manual untuk memastikan desain Anda bisa diproduksi secara fisik.

  • Clearance Check: Kami memastikan jarak antar jalur tidak terlalu rapat. Jika terlalu rapat, risiko jembatan tembaga (solder bridge) akan sangat tinggi.
  • Trace Width: Jalur yang terlalu tipis berisiko putus saat proses kimiawi. Kami memberikan saran optimasi jika jalur Anda dianggap terlalu berisiko.
  • Annular Ring: Kami memastikan lubang bor berada tepat di tengah pad tembaga agar koneksi antar layer (pada double layer) tetap solid.

2. Material FR4 Grade-A: Fondasi yang Kokoh

Material FR4 (Flame Retardant 4) yang kami gunakan memiliki kepadatan serat kaca (fiberglass) yang tinggi.

Mengapa ini penting? Material kelas bawah (seperti Pertinax/FR2) akan melengkung jika terkena panas komponen atau cuaca lembap. FR4 dari APRINTPCB memiliki stabilitas dimensi yang luar biasa, memastikan komponen SMD (Surface Mount Device) yang kecil tetap pada posisinya tanpa stres mekanis.

3. Etsa Kimiawi Terkontrol

Proses pelarutan tembaga yang tidak terpakai dilakukan dengan cairan kimia yang konsentrasinya selalu dimonitor.

  • Sharp Edges: Hasil etsa kami menghasilkan tepi jalur yang tajam dan bersih, bukan "bergerigi". Ini sangat krusial untuk aplikasi frekuensi tinggi (RF) atau audio agar tidak terjadi noise tambahan.
  • Over-etching Protection: Kami memastikan jalur tipis tidak "termakan" oleh cairan kimia, menjaga nilai resistansi jalur tetap sesuai perhitungan desain Anda.
[Image showing the difference between good etching and over-etching on a PCB]

4. Solder Mask & Silkscreen Presisi

Pernah melihat PCB yang tulisan komponennya buram atau tumpang tindih? Itu tidak akan terjadi di APRINTPCB.

  • Liquid Photoimageable (LPI): Kami menggunakan tinta solder mask berkualitas tinggi yang tahan terhadap suhu solder ekstrim hingga 260°C.
  • High-Definition Silkscreen: Label komponen (R1, C1, IC1) dicetak dengan resolusi tinggi, memudahkan Bos saat proses perakitan (assembling) agar tidak ada komponen yang tertukar.

5. Investasi Jangka Panjang: Hemat Waktu, Hemat Biaya

Banyak yang merasa mencetak sendiri atau menggunakan jasa murah lebih hemat. Namun, hitunglah waktu yang terbuang untuk troubleshooting jalur yang korslet atau mengganti komponen yang rusak akibat kualitas PCB buruk. Dengan APRINTPCB, Bos mendapatkan kepastian. Pasang komponen, solder, dan "langsung nyala"!

SIAP UNTUK HASIL PROYEK PROFESIONAL?

Jangan biarkan desain hebat Bos hancur karena fabrikasi yang asal-asalan. Kirim file Eagle/Altium Bos sekarang dan biarkan engineer APRINTPCB memastikan kualitasnya.

"Quality is not an act, it is a habit." - Kami menerapkan ini di setiap lembar PCB Anda.

๐Ÿ’ก Panduan Teknis & FAQ

1. Apa format file yang diterima? Kami menerima file .brd (Eagle), .lay6 (Sprint Layout), dan PDF (Pastikan Skala 1:1).

2. Apakah bisa cetak satuan? Ya, kami melayani cetak PCB satuan dengan minimal order yang sangat rendah (cek tiap level material).

3. Berapa lama proses pengerjaan? Normalnya 1-3 hari kerja tergantung antrian dan kompleksitas desain.

Siap Realisasikan Project Anda?

HUBUNGI ADMIN VIA WHATSAPP

Kamis, 22 Januari 2026

Mengenal Jenis Soket dan Konektor PCB

Ensiklopedia Konektor: Panduan Presisi Memilih Soket & Terminal untuk PCB

Macam-macam jenis soket dan terminal blok PCB

Jembatan Elektronika: Menghubungkan Inovasi dengan Dunia Nyata

COMPONENT ID: APR-CONN-2026 | MECHANICAL FITMENT GUIDE

Pernahkah Bos mengalami momen menyebalkan saat PCB hasil cetakan APRINTPCB sudah tiba, namun terminal blok yang Bos beli tidak bisa masuk ke lubang karena jarak kakinya terlalu lebar? Masalah ini bukan karena kesalahan cetak, melainkan ketidaksesuaian antara Pitch komponen fisik dengan desain di software (seperti Eagle atau KiCad). Mengenal jenis soket dan konektor bukan hanya soal fungsi, tapi soal presisi mekanis.

1. Apa Itu Pitch? Kunci Utama Kesesuaian PCB

Dalam dunia konektor, Pitch adalah jarak pusat antara satu pin ke pin berikutnya. Ini adalah angka paling keramat dalam desain PCB.

  • 2.54 mm (0.1 inch): Standar emas. Digunakan pada header pin, breadboard, dan sebagian besar IC DIP.
  • 2.0 mm: Sering digunakan pada modul kompak seperti XBee atau konektor baterai kecil.
  • 1.27 mm: Sangat rapat, biasanya untuk konektor kabel pita (Flat Ribbon Cable) mikro.
  • 3.5 mm / 5.0 mm / 5.08 mm: Standar untuk Terminal Block daya.

2. Pin Header: Sang Konektor Sejuta Umat

Pin header adalah tulang punggung sistem modular. Tersedia dalam varian Straight (tegak) dan Right Angle (siku).

Tips Pro: Saat mendesain di APRINTPCB, pastikan diameter lubang (Drill Size) untuk header pin minimal 1.0 mm agar proses penyolderan mudah dan timah bisa mengalir ke kedua sisi PCB (Plated Through Hole). Jika Bos menggunakan header Female, pastikan ada ruang vertikal yang cukup di dalam casing nantinya.

3. Terminal Block: Kekuatan untuk Arus Tinggi

Jika proyek Bos melibatkan motor DC, adaptor daya, atau input AC, Terminal Block adalah pilihan wajib. Keunggulannya adalah kemampuan menahan getaran dan arus besar.

Perbedaan Pitch 5.0mm vs 5.08mm:

Hati-hati! Banyak desainer pemula menganggap keduanya sama. Meski selisihnya hanya 0.08mm per pin, pada konektor 10 pin, total selisihnya menjadi 0.8mm—cukup untuk membuat kaki terakhir tidak bisa masuk lubang. Selalu cek datasheet komponen fisik sebelum memesan PCB di APRINTPCB.

4. JST Connectors: Rapi dan Anti-Terbalik

Konektor JST sangat populer karena fitur Keyed atau Polarized—artinya, konektor ini tidak mungkin dimasukkan terbalik. Ini sangat krusial untuk koneksi baterai.

  • JST-XH (2.50 mm): Standar untuk kabel balance baterai LiPo.
  • JST-PH (2.0 mm): Standar untuk baterai Li-Ion satu sel (seperti pada modul ESP32).
  • JST-SM: Biasanya digunakan pada kabel strip LED.

5. Socket IC: Asuransi untuk Komponen Mahal

Menyolder Mikrokontroler (seperti ATMega328) langsung ke PCB adalah risiko besar bagi pemula. Panas berlebih bisa merusak chip, atau jika chip rusak di kemudian hari, Bos harus melakukan desoldering yang berisiko merusak jalur PCB.

Rekomendasi APRINTPCB: Gunakan Turned Pin Socket (Round Hole). Meskipun sedikit lebih mahal dari soket standar, ia memiliki daya jepit yang lebih kuat dan tidak mudah kendor akibat getaran.

6. Strategi Desain Konektor di APRINTPCB

Agar hasil rakitan Bos terlihat profesional dan berfungsi tanpa kendala, terapkan tips berikut:

  1. Pengecekan Pad-to-Hole: Jika kaki konektor tebal (seperti terminal block besar), naikkan ukuran lubang bor di Eagle menjadi 1.2 mm atau 1.5 mm. Jangan biarkan terlalu presisi karena toleransi produksi bisa membuat lubang terasa sempit.
  2. Silkscreen Polarity: Selalu beri tanda kotak untuk Pin 1 atau label (+) dan (-) yang jelas pada lapisan Top Silk. Ini standar wajib di APRINTPCB untuk mencegah kesalahan fatal saat perakitan.
  3. Kelonggaran Mekanis (Clearence): Beri jarak minimal 1-2 mm antar konektor besar agar jari Bos bisa masuk saat ingin memasang atau melepas kabel nantinya.

DESAIN SUDAH SIAP DENGAN KONEKTOR YANG TEPAT?

Wujudkan desain presisi Bos sekarang juga. Di APRINTPCB, kami menjamin akurasi lubang bor hingga mikron agar semua konektor Bos duduk dengan sempurna.

© 2026 APRINTPCB Manufacturing. Memastikan Setiap Pin Terhubung dengan Sempurna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

DIYers

LIVE SOURCE UPDATED

Marketplace aprintpcb

๐Ÿค APRINTPCB MARKETPLACE

Titip Jual Komunitas

๐Ÿ“ธ Cara Upload Foto (Klik di sini)
  1. Buka imgbb.com & klik "Start Uploading".
  2. Pilih & Upload foto produk Bos.
  3. Setelah selesai, pada menu "Embed codes", pilih:
    BBCode full linked
  4. Copy semua teks kodenya, lalu Paste di kolom "Link Foto" di bawah.

๐Ÿš€ Pasang Iklan Baru


LIHAT SEMUA IKLAN ▼

Memuat iklan...

Diskusi

๐Ÿ’ฌ DISKUSI TERBARU
Memuat diskusi teknis...
LIVE TECHNICAL CHAT
ENGINEER IS ONLINE
TOTAL VISITORS 22.486+