Pernahkah Anda mendapati mata solder (tip) yang baru dibeli tiba-tiba menghitam, tidak mau menempel timah, atau bahkan terlihat berlubang (keropos)? Jika Anda menggunakan flux cair yang biasa digunakan untuk menyolder kutub baterai atau logam stainless, itulah penyebab utamanya.
Mengapa Flux Stainless Begitu Merusak?
Flux stainless steel—atau sering disebut sebagai Soldering Acid—dirancang dengan bahan kimia agresif untuk menembus lapisan oksida logam keras. Namun, kekuatan ini menjadi bumerang bagi alat elektronik kita:
-
1. Reaksi Asam Agresif (HCl)
Flux jenis ini mengandung asam klorida atau bahan kimia serupa yang sangat aktif. Saat terkena panas solder (300-400°C), asam ini akan bereaksi seketika dan "memakan" lapisan plating (pelindung) pada mata solder Anda. -
2. Mengikis Lapisan Pelindung (Iron Plating)
Mata solder berkualitas memiliki lapisan besi dan nikel untuk melindungi inti tembaga di dalamnya. Flux stainless mengikis lapisan ini hingga bocor. Begitu bocor, inti tembaga akan "habis" terbakar dari dalam. -
3. Oksidasi Kilat & Pitting
Penggunaan flux ini menyebabkan lubang-lubang kecil (pitting) pada permukaan tip. Hal ini membuat panas tidak merata dan timah tidak akan pernah bisa menempel lagi secara sempurna (mati rasa).
Tabel Perbandingan: Flux Rosin vs. Flux Stainless
| Fitur / Karakteristik | Flux Rosin (Aman) | Flux Stainless (Asam) |
|---|---|---|
| Tingkat Korosi | Sangat Rendah (Aman) | Sangat Tinggi (Agresif) |
| Efek ke Mata Solder | Melindungi & Membersihkan | Mengikis & Membuat Berlubang |
| Kegunaan Utama | Komponen Elektronika / PCB | Baterai, Nikel, Logam Keras |
| Residu Jalur PCB | Isolator (Tidak Bahaya) | Konduktif (Bisa Konslet) |
⚠️ Catatan untuk PCB Elektronika
Selain merusak alat, sisa flux stainless yang tertinggal di jalur PCB bersifat konduktif dan korosif. Dalam beberapa bulan, jalur PCB Anda bisa berjamur hijau dan menyebabkan arus pendek (short circuit)!
Solusi Agar Mata Solder Tetap Awet
- Gunakan Flux Rosin-Based: Untuk pengerjaan PCB presisi, gunakan flux pasta atau cair yang berlabel "Non-Corrosive" atau "Rosin Mildly Activated" (RMA).
- Pisahkan Mata Solder: Jika terpaksa harus menyolder stainless/baterai, gunakan mata solder bekas atau murah yang memang khusus disiapkan untuk rusak.
- Bersihkan Segera: Selalu bersihkan sisa flux dengan brass wool atau spons basah segera setelah satu titik solder selesai.
Gunakan teknik profesional dan alat yang tepat untuk menjaga kualitas proyek Anda.
Butuh PCB dengan kualitas standar industri? Pesan hanya di APRINTPCB!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar