Preservasi Elektronika: Panduan Komplet Mencegah Korosi & Jamur pada PCB
Melindungi Investasi Inovasi Anda
MAINTENANCE ID: APR-CARE-2026 | LONG-TERM DURABILITY
Banyak hobiis elektronika mengeluh PCB mereka mengalami korosi (karatan pada jalur tembaga) atau ditumbuhi jamur setelah disimpan beberapa bulan. Fenomena ini bukan hanya merusak estetika, tapi bisa mematikan fungsi sirkuit secara total. Di APRINTPCB, kami percaya bahwa kualitas fabrikasi yang baik harus dibarengi dengan perawatan pasca-produksi yang tepat.
1. Musuh Tersembunyi: Oksidasi & Dendrit
Tembaga adalah konduktor yang luar biasa, namun ia memiliki kelemahan: sangat reaktif terhadap oksigen dan kelembapan. Tanpa pelindung, tembaga akan membentuk lapisan "Cupric Oxide" (hitam kusam) atau "Copper Carbonate" (hijau kebiruan).
Yang lebih berbahaya adalah pertumbuhan Dendrit. Ini adalah kristal mikroskopis yang tumbuh di antara dua jalur bermuatan listrik saat kondisi lembap. Dendrit bisa menyebabkan short circuit siluman yang sangat sulit dilacak dengan multimeter biasa. Itulah sebabnya, membiarkan jalur tembaga "telanjang" adalah kesalahan fatal.
2. Strategi Finishing: Benteng Pertama Jalur Anda
Pencegahan terbaik dimulai saat pemesanan PCB. Di APRINTPCB, kami menyediakan beberapa opsi pelindung:
- Silver Coating: Lapisan perak tipis yang mencegah tembaga kontak langsung dengan udara. Sangat memudahkan saat menyolder (excellent solderability).
- Solder Mask: Ini adalah lapisan epoksi (biasanya hijau, biru, atau hitam) yang menutupi seluruh jalur kecuali pada titik solder (pad). Ini adalah standar industri untuk keawetan puluhan tahun.
3. Ritual Pembersihan Pasca-Solder
Flux membantu timah menempel, namun ia adalah pedang bermata dua. Residu flux yang tidak dibersihkan bersifat hygroscopic (menyerap air dari udara) dan korosif.
- Siapkan cairan IPA (Isopropyl Alcohol) dengan kadar minimal 90% atau Thinner berkualitas tinggi.
- Gunakan sikat gigi berbulu lembut, celupkan ke cairan, dan gosok area bekas solderan.
- Keringkan segera menggunakan air blower atau tisu bebas debu (lint-free).
- Pastikan tidak ada bercak putih (residue) yang tertinggal di permukaan PCB.
4. Protokol Penyimpanan (Dry Box)
Indonesia memiliki tingkat kelembapan (RH) yang sangat tinggi, seringkali di atas 80%. Ini adalah surga bagi jamur dan korosi. Jika proyek Bos tidak segera dimasukkan ke dalam casing/enclosure, gunakan metode penyimpanan berikut:
- Ziplock + Silica Gel: Masukkan PCB ke kantong plastik kedap udara (Ziplock) bersama 2-3 sachet Silica Gel. Silica gel akan menarik uap air yang terperangkap di dalam plastik.
- Dry Box: Untuk koleksi PCB yang banyak, gunakan kotak plastik kedap (seperti kotak Tupperware besar) yang didasarnya ditaburi silika curah.
5. Trik Murah: Pilox Clear & Conformal Coating
Jika anggaran terbatas, Pilox Clear (cat semprot transparan) bisa menjadi penyelamat. Setelah PCB bersih dan semua komponen terpasang, semprotkan satu lapis tipis di bagian bawah PCB. Ini akan mengunci jalur dari paparan oksigen.
Untuk level profesional, gunakan Conformal Coating. Cairan ini dirancang khusus untuk elektronik; ia tahan terhadap kelembapan, debu, dan bahkan tumpahan air ringan, namun tetap memungkinkan kita untuk menyolder ulang jika ada perbaikan.
6. Tips dari APRINTPCB: Desain untuk Keawetan
Agar PCB Bos di APRINTPCB tahan lama sejak dari meja desain:
- Hindari Sudut 90 Derajat: Gunakan sudut 45 derajat pada jalur. Sudut tajam cenderung menumpuk asam saat proses etsa dan menjadi titik awal korosi.
- Gunakan Copper Pour: Isi area kosong dengan bidang Ground (Tembaga). Selain mengurangi penggunaan cairan etsa, ini membantu memperkuat struktur PCB.
- Pilih FR4 Epoxy: Jika memungkinkan, selalu gunakan material FR4 daripada Pertinax. FR4 jauh lebih tahan terhadap kelembapan dan tidak mudah melengkung.
INGIN PROYEK YANG TAHAN PULUHAN TAHUN?
Jangan biarkan tembaga Anda kusam dimakan waktu. Gunakan opsi Silver Coating atau Solder Mask saat memesan di APRINTPCB untuk perlindungan maksimal.
© 2026 APRINTPCB Manufacturing. Menjaga Kualitas Karya Anda Selamanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar