MASTERCLASS KAPASITOR
DATABASE ID: APR-ELEC-PRO-2026
1. Fungsi Utama Kapasitor (Dasar Teori)
Kapasitor adalah komponen pasif yang menyimpan energi dalam bentuk medan listrik. Dalam sirkuit elektronika, fungsinya sangat krusial:
2. Membedah Kode: 1000ยตF / 16V
Setiap kapasitor memiliki spesifikasi batas atas. Jika Bos melampauinya, komponen ini akan rusak.
A. Kapasitas (1000ยตF)
MASTERCLASS KAPASITOR: FULL SPECTRUM
DATABASE ID: APR-ELEC-PRO-2026
1. Fungsi Utama Kapasitor (Dasar Teori)
Kapasitor adalah komponen pasif yang menyimpan energi dalam bentuk medan listrik. Dalam sirkuit elektronika, fungsinya sangat krusial:
2. Peran Strategis Kapasitor Non-Polar
Berbeda dengan tipe polar, kapasitor non-polar (keramik/milar) memiliki karakteristik unik dalam sirkuit:
- ⚡ Sebagai Filter Frekuensi Tinggi: Karena memiliki nilai induktansi parasitik yang sangat rendah, non-polar sangat efektif membuang "noise" frekuensi tinggi (RF) ke ground yang tidak bisa ditangani oleh kapasitor Elco.
- ⚡ Sebagai Penyimpan Tegangan: Meski kapasitasnya kecil (nF/pF), non-polar menyimpan tegangan dengan tingkat kebocoran (*leakage current*) yang jauh lebih rendah dibanding Elco. Ini membuatnya sangat stabil untuk sirkuit Sample and Hold atau memori analog sementara.
- ⚡ Karakteristik Respon Cepat: Non-polar mampu melakukan pengisian dan pengosongan muatan (*charging/discharging*) dengan kecepatan tinggi, ideal untuk aplikasi pulsa digital.
3. Membedah Kode: 1000ยตF / 16V
A. Kapasitas (1000ยตF): Unit penyimpanan. Semakin besar ยตF, semakin besar cadangan listriknya. Analogi: Kapasitas tangki air.
B. Tegangan Kerja (16V): Batas Working Voltage. Tegangan sirkuit harus di bawah angka ini. Jika 16V diberi 24V, lapisan dielektrik akan breakdown (meledak/short).
4. Resiko Kutub Terbalik (Fatal Error)
Kapasitor Polar menggunakan elektrolit. Jika terbalik, lapisan oksida isolator akan hancur secara kimiawi, memicu panas mendidih, gas, dan ledakan casing aluminium.
5. Perbandingan Karakteristik
| PARAMETER | POLAR (ELCO) | NON-POLAR (KERAMIK/MILAR) |
|---|---|---|
| Bahan Dielektrik | Elektrolit Cair | Keramik, Mika, Polyester |
| Efisiensi Frekuensi | Rendah (Frekuensi Rendah) | Tinggi (Sangat Cepat) |
| Leakage Current | Tinggi (Bisa bocor) | Sangat Rendah (Stabil) |
| Simbol Skematik | +| |− | | | |
APRINTPCB - DEDIKASI UNTUK TEKNOLOGI ANAK BANGSA
ESTABLISHED 2018 | QUALITY IS OUR PROTOCOL
B. Tegangan Kerja (16V)
Ini adalah Working Voltage (WV). Aturan Emas: Tegangan sirkuit harus lebih rendah dari angka ini. Jika jalur Bos 12V, gunakan 16V atau 25V sebagai batas aman.
⚠️ Apa yang terjadi jika pakai 16V di jalur 24V?
Lapisan dielektrik akan jebol (breakdown), menyebabkan hubungan arus pendek (short circuit).
3. Resiko Kutub Terbalik (Polaritas Terbalik)
Kapasitor Polar (Elco) menggunakan cairan kimia elektrolit dan lapisan oksida tipis. Secara kimiawi, jika dipasang terbalik:
- Reaksi Kimia Terbalik: Lapisan isolator oksida justru hancur.
- Panas Berlebih: Arus besar memicu panas tinggi dalam hitungan detik.
- Tekanan Gas: Cairan elektrolit mendidih dan berubah menjadi gas.
- Ledakan: Casing aluminium akan meledak. Tanda silang (venting) di atas Elco adalah "titik pecah" agar ledakan tidak menghancurkan seluruh PCB.
4. Karakteristik: Polar vs Non-Polar
| FITUR | POLAR (ELCO) | NON-POLAR (MILAR/KERAMIK) |
|---|---|---|
| Bahan | Cairan Elektrolit | Keramik, Plastik, Mika |
| Kelebihan | Kapasitas sangat besar | Sangat stabil & awet |
| Kekurangan | Bisa kering & wajib kutub | Kapasitas cenderung kecil |
5. Simbol dalam Skematik PCB
APRINTPCB - DEDIKASI UNTUK TEKNOLOGI ANAK BANGSA
ESTABLISHED 2018 | QUALITY IS OUR PROTOCOL

Tidak ada komentar:
Posting Komentar